Web Hosting Unlimited Termurah
Unlimited space, Unlimited bandwidth, USD 1.99/bulan
Tips Membeli Emas 1/3 dari Harga Pasar
Bagaimana membeli emas dengan subsidi sampai 80% dari bank syariah
 Lihat gambar yang lebih besar
|
Meluruskan Penyimpangan Sistematis Sejarah Majapahit
|
harga :
Rp 10.000,00
(100 poin)
|
|
| Download Buku Ini |
| Lihat cuplikan buku |
|
Pengarang : Irawan Joko Nugroho Format ebook : PDF Ukuran file : 2.384 kb
Melalui buku ini, penulis berusaha menghadirkan informasi sejarah secara faktual dengan tujuan untuk meluruskan kembali berbagai kesalah pahaman yang terjadi tentang sejarah Majapahit. Beberapa informasi yang disajikan didalam buku ini antara lain.
- Para sejarawan awal Majapahit menghadirkan sejarah Majapahit dalam bentuk patung yang kecil demi pertimbangan politik masa itu.
- Fungsi Nāgarakŗtāgama diciptakan sebagai praśāsti bukan pūjāśāstra.
- Daerah yang disatukan Majapahit meliputi Nūşântara, Deśântara dan Dwīpântara dan bukan hanya Nūşântara saja.
- Istana Majapahit yang dilukiskan Ma Huan bukan istana Majapahit. Ma Huan dan Cheng Ho tidak diterima di Majapahit sebagaimana tokoh Raja Sunda.
- Tokoh Gajah Mada Patih Majapahit ada dua, satu hidup hingga tahun 1284 S (1362 M) dan satunya hidup di Majapahit Akhir. Kedua Gajah Mada itu hidup dalam masa keemasan Majapahit.
- Majapahit tidak mengalami kemunduran, karena Raja Brawijaya V dicatat masih menguasai Nūşântara hingga Demak sebelum jatuhnya Malaka oleh Portugis.
- Penulisan Babad Tanah Jawi diliputi oleh perlambang yang dibuat untuk meninggikan dan merendahkan status raja masa lalu. Sebelum diangkat sebagai data, perlambang harus diungkapkan lebih dahulu.
- Raden Patah di Babad Tanah Jawa adalah Radin Bahar dari Keling di Hikayat Hang Tuah dan Ranawijaya di praśāsti.
- Pendiskriditkan Radin Bahar sebagai Babah Patah dibuat pujangga Mataram untuk menaikkan status Senopati.
- Cerita Hang Tuah berbeda dengan Hikayat Banjar. Sejarah yang dicatat Hikayat Hang Tuah mengacu pada Majapahit Akhir.
- Dasar penulisan Episode Majapahit Akhir Babad Tanah Jawi berdasar Hikayat Hang Tuah.
- Setelah perang Jawa dengan Bali masa Susuhunan Agung Mataram, sejarah dihadirkan sesuai kepentingan ‘tuan’ penulis.
- Bentuk Negara Majapahit: Federasi seperti negara Amerika Serikat di abad 20, Bentuk Pemerintahan: Aristokrasi, Sistem Pemerintahan: Kepatihan.
- Kasultanan menarik system raja sebagai pemimpin masyarakat menjadi penguasa wilayah.
- Panembahan dudu ratu nanging kuasane kaya ratu. Panembahan Senopati bukan Raja Jawa namun ‘shogun’ pertama di Jawa.
|
Buku-buku yang baru anda lihat